W e l c o m e : P e n e s t a n a n - G r a t i s
Showing posts with label Tutorial Sketchup. Show all posts
Showing posts with label Tutorial Sketchup. Show all posts

Thursday, August 29, 2013

BELAJAR SKETCHUP - tutorial Membuat Model Halte Busway

Membuat Model Halte Busway 

Sangat banyak manfaat yang bisa didapatkan bagi para desainer atau awam sekalipun. Pada postingan ini Penestanan Gratis mencoba memperagakan bagaimana membuat model 3 dimensi sebuah halte busway. Karena itu kita membutuhkan beberapa referensi foto dibawah ini.

Dari foto terlihat bahwa bangunan ini terbagi menjadi dua bagian. Salah satu merupakan shelter tertutup kaca dan satunya lagi merupakan shelter terbuka lalu diantaranya terdapat koridor sebagai akses. Melihat desain seperti ini para pengguna busway tentu akan mengetahui bahwa fungsi halte semacam ini merupakan halte terminal (Awal dan Penghabisan).
Terlebih dahulu penulis akan memperagakan bentuk bangunan shelter saja. Oke mari kita buka program Sketchup. Untuk memudahkan melihat referensi foto kita bisa membagi layar monitor agar bisa melihat kedua window, yaitu window Sketchup dan window Picture Viewer sebagai referensi. Berikut layout kerja yang biasa penulis gunakan.  








Mari kita mulai.. Dengan mengacu pada foto, kita buat terlebih dahulu dasar halte. Buat rectangle di area gambar, perhatikan proporsi agar model yang kita buat tidak terlalu pendek atau terlalu panjang. Gunakan juga proporsi manusia yang telah disediakan sebagai pembanding.






Tarik keatas bidang rectangle menggunakan push/pull untuk memberi ketinggian. Beri detail menggunakan rectangle lagi, kemudian tarik sedikit. Jadikan objek ini sebagai komponen. Buatlah pijakan kaki untuk keluar masuk bus, beri ketebalan sedikit, posisikan dan copy hingga terdapat 6 buah pijakan. Copy ke 6 pijakan ke sisi seberangnya agar simetris. Seleksi semua objek kembali jadikan komponen agar terpisah dari bagian2 diatasnya.





 Move objek orang ke dalam halte. Ini untuk memudahkan kita membuat perbandingan ukuran.

 


Buat persegi panjang kembali diatas dasar bangunan, lalu offset kedalam sedikit saja untuk membuat ketebalan kaca, lalu pull keatas dan jadikan komponen.


 


Ubah pandangan menjadi tampak atas (top) untuk membuat kisi2 dibagian sudut kaca. Buat persegi panjang menyerupai gambar, Kemudian dipermukaan persegi panjang tersebut buat lagi persegi panjang dari sudut dalam hingga mendekati sudut kaca. Kemudian hapus bidang dan garis yang dibentuk persegi panjang tersebut. Ini untuk membuat objek menyiku.





 tips : agar gambar terlihat lurus, gunakan parallel camera, gunakan menu camera-parallel.



 


Setelah itu pull sedikit hingga memiliki ketebalan.  






Melalui tampak samping (left atau right)posisikan objek tersebut sesuai referensi lalu copy hingga menjadi dua.



Selanjutnya melalui tampak samping kembali anda tentu mampu membuat kisi2 yang lain dengan persegi panjang yang di pull.


Membuat kisi2 kecil dan rapat. Gunakan tampak perspektif, zoom in hingga mendekati kisi2 vertikal, lalu secara hati2 gambar bentuk seperti pada contoh.










Jadikan bentuk tersebut menjadi komponen, lalu copy menjadi banyak hingga memenuhi tinggi dinding.




 




Lalu pull salah satu bentuk secukupnya, karena objek tersebut telah menjadi komponen maka seluruh duplikatnya akan mengikuti. Copy seluruh kisi2 kebagian2 lain.



 



Buat objek menyerupai huruf L terbalik, gunakan tampak depan (front) untuk membentuknya, lalu pull sedikit & copy untuk sisi yang lain. Untuk membalik posisi, klik kanan objek lalu pilih flip, component red karena kita akan membalik sesuai sumbu merah.


 












 Setelah itu posisikan objek



Kembali gunakan tampak depan untuk membuat atap. Bentuk garis sesuai gambar, lalu pull sepanjang bangunan.




Untuk membuat lahannya, gunakan tampak atas lalu buat persegi panjang tepat dibawah bangunan, beri material rumput. Lalu buat lagi disebelahnya dan beri material aspal.



 


 Gunakan tampak depan kembali untuk membentuk kansten, lalu pull sepanjang jalan dan rumput.


 



Objek bangunan telah hampir selesai, sekarang giliran anda menambah detail2 yang kiranya perlu, selamat mencoba & jangan takut untuk bereksperimen. Salam.





 





Semoga bermanfaat

Belajar Sketchup - Tutorial Desain Meja Kecil Untuk Produksi

Desain Meja Kecil Untuk Produksi

Kali ini Penestanan Gratis akan menyajikan sesuatu yang berbeda, ya, memang berbeda karena pada postingan ini penulis akan memberikan praktek menggunakan sketchup dengan tujuan memproduksi sebuah meja kecil. Karena cukup sederhana untuk penulis jelaskan, maka langkah-langkah rinci akan diberikan. Dikarenakan gambar kali ini kita tujukan untuk proses produksi, maka untuk pertama kalinya penulis mencantumkan cara memasukkan ukuran untuk objek yang kita buat.

 Melalui berbagai pertimbangan mengenai bahan, akhirnya penulis memutuskan untuk menggunakan kayu reng (ukuran penampang 3x4 cm) dan triplek tebal 9mm. Langkah pertama kita set satuan gambar terlebih dahulu, klik menu window-preferences. Akan muncul tampilan pengaturan, pilih template, lalu pilih "Architectural Design-Milimeter", klik ok.



Pilih template
Mari kita gambar reng untuk kakinya. pilih tool rectangle, klik sekali dibidang gambar, lalu untuk memasukkan ukuran ketik angka 30;40 (30 dan 40 adalah ukuran reng, sedangkan tanda titik koma sebagai pemisahnya). Rectangle sudah terbentuk, lalu kita pull, klik icon push/pull, klik sekali dipermukaan rectangle, lalu ketik angka 200. Pilih objek kaki, jadikan komponen.


Masukkan ukuran reng

Permukaan reng sesuai ukuran

Reng setelah di pull 200mm






 Gandakan kaki sejauh 500mm dengan cara klik objek, pilih icon move, pegang di salah satu titik, ketik tombol ctrl pada keyboard, lalu arahkan. Selagi mengarahkan ketik angka 500. Objek akan diduplikasi dengan jarak 500mm.


Copy reng sejauh 500mm
 

Pindah view menjadi tampak samping. Agar gambar terlihat lurus gunakan pandangan paralel, caranya ketik menu camera-parallel projection. Kemudian buat rectangle dengan ukuran yang sama tepat diatas kaki yang telah kita buat. Lalu pull hingga keujung kaki yang lainnya. Gandakan seluruh objek sejauh 200mm.



Tampak samping













Gandakan kaki


Kemudian kita buat permukaan meja dengan rectangle berukuran 600;300mm. Karena tebalnya 9mm, pull rectangle tersebut lalu ketik angka 9, lalu enter. Jadikan papan tersebut sebagai komponen.

Rectangle permukaan meja

Permukaan meja di pull 9mm

Permukaan meja dijadikan komponen


Lalu pindahkan papan keatas kaki2 yang telah terbentuk . Klik icon move, lalu klik pada salah satu sudut bawah papan, pindahkan keatas kaki dengan klik di salah satu ujung atas kaki.








Untuk memastikan posisi papan, pindah view ke tampak depan. Lalu geser agar papan berada tepat ditengah2 kaki. Klik papan, pilih icon move, klik pada bagian tengah papan, lalu cari titik tengah kaki, lalu klik. Pindah view kembali ke tampak samping, kali ini kita geser papan 10mm saja kearah luar. Jangan ragu untuk men-zoom in agar perpindahan bisa lebih tepat.













Lalu dari tampak yang sama kita buat rectangle dibagian kosong. Masukkan ukuran 230;250, pull sebanyak 9, lalu jadikan komponen. Posisikan papan tersebut pada bagian sisi kaki, lalu gandakan untuk sisi lainnya.


























Bentuk dasar meja telah selesai kita buat, anda bisa memutar2 objek menggunakan orbit tool untuk melihat desainnya sudah sesuai keinginan atau belum. Jika masih belum sesuai, tentu pembaca dapat mengubah2 bentuk atau menambahkan komponen sesuai keinginan.

Kembali ke menu camera-perspective , lalu pilih paint bucket tool (gambar ember cat), pilih material kayu, lalu terapkan pada objek. Jika belum mengerti penggunaan material anda dapat menemukannya disini. Untuk finishing dapat kita gunakan cat warna, karena itu eksperimen terlebih dahulu warna apa yang kita inginkan agar meja terlihat bagus.















Langkah terakhir, agar kita mudah dalam proses produksinya kita berikan informasi ukuran dengan dimension tool. Klik menu tool-dimension, lalu klik di ujung-ujung objek yang ingin diberi ukuran, lalu posisikan garis ukurannya. Setelah informasi ukuran sudah cukup, anda dapat langsung mencetaknya. Pindah ke tampak lain, berikan ukuran lagi, lalu cetak.












Nah, gambar sudah siap, selanjutnya kita potong bahan-bahan sesuai ukuran, lalu gunakan paku & martil untuk merakit sesuai gambar. Proses produksi akan penulis paparkan pada posting berikutnya, selamat mencoba & jangan takut untuk bereksperimen.


Bahan sudah dipotong sesuai ukuran & gambar
Copyright © 2014 Penestanan Gratis | Developer AAS WEB